Muhammad Nur Rosyid, Implementasi Hafalan Materi Kitab Tuhfatul Athfal Dan Metode Sorogan Dalam Meningkatkan Kualitas Membaca Al-Qur'an Siswa Kelas X SMK Ki Hajar Dewantara Slahung Ponorogo, Tesis. Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana, Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo. Pembimbing 1: Dr. Samsudin, M.Pd. pembimbing 2: Dr. Srik Dwijayanto, M.A Kata Kunci: Implementasi, Hafalan Kitab Tuhfatul Athfal, Metode Sorogan, Kualitas Membaca Al-Qur'an. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan kemampuan membaca Al-Qur'an siswa kelas X SMK Ki Hajar Dewantara Slahung Ponorogo, terutama dalam penguasaan makharijul huruf, penerapan hukum tajwid, panjang-pendek bacaan, serta kelancaran membaca. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, sekolah menerapkan hafalan materi Kitab Tuhfatul Athfal yang dipadukan dengan metode sorogan. Hafalan digunakan untuk membantu siswa memahami dan mengingat kaidah tajwid, sedangkan sorogan digunakan untuk mempraktikkan kaidah tersebut secara langsung melalui bimbingan dan koreksi guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SMK Ki Hajar Dewantara Slahung Ponorogo dengan subjek penelitian meliputi Kepala Sekolah, Guru terkait, peserta didik kelas X, serta pihak terkait lainnya. serta informan yang berkaitan dengan pelaksanaan program. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis data interaktif yang dikembangkan oleh Miles, Huberman dan saldana dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan membandingkan informasi yang diperoleh dari berbagai sumber dan teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) implementasi hafalan materi Kitab Tuhfatul Athfal dilaksanakan melalui membaca, mengulang, dan menghafalkan nazham secara bertahap dengan bimbingan guru, sedangkan (2) metode sorogan dilaksanakan melalui praktik membaca Al-Qur'an secara individual di hadapan guru disertai koreksi secara langsung. Implementasi keduanya memberikan (3) dampak implementasi hafalan materi kitab Tuhfatul Athfal dan metode sorogan terhadap peningkatan kualitas membaca Al-Qur'an siswa, yang terlihat dari meningkatnya ketepatan makharijul huruf, penerapan hukum tajwid, panjang-pendek bacaan, kelancaran, dan kefasihan. Selain itu, siswa menjadi lebih mampu memperbaiki kesalahan bacaan, lebih percaya diri, serta menunjukkan peningkatan motivasi dan kedisiplinan dalam pembelajaran. Dengan demikian, hafalan Tuhfatul Athfal dan metode sorogan saling melengkapi, yaitu hafalan memperkuat penguasaan teori tajwid, sedangkan sorogan membantu siswa menerapkan teori tersebut secara langsung dalam membaca Al-Qur'an.