Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode demonstrasi secara parsial, pengaruh penggunaan media audiovisual secara parsial, serta pengaruh kedua variabel tersebut secara simultan terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik kelas VII pada mata pelajaran Fikih di MTs Darul Ulum Pacitan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen asosiatif kausal. Variabel bebas terdiri atas metode demonstrasi (X?) dan media audiovisual (X?), sedangkan variabel terikat adalah hasil belajar (Y). Sampel penelitian menggunakan teknik sampling jenuh dengan melibatkan seluruh peserta didik kelas VII MTs Darul Ulum Pacitan Tahun Pelajaran 2025/2026 sebanyak 15 responden. Data dikumpulkan melalui angket berskala Likert dan tes (pre-test dan post-test). Analisis data dilakukan menggunakan Rank Spearman (Spearman's rho) untuk menguji pengaruh secara parsial serta regresi linear berganda untuk menguji pengaruh secara simultan dengan bantuan program IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode demonstrasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar dengan nilai koefisien Spearman's rho sebesar 0,677 dan nilai signifikansi 0,006 < 0,05. Media audiovisual juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar dengan nilai koefisien Spearman's rho sebesar 0,941 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, metode demonstrasi dan media audiovisual berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar dengan nilai Fhitung sebesar 95,599 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai R Square sebesar 0,941 menunjukkan bahwa metode demonstrasi dan media audiovisual secara bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 94,1% terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik, sedangkan sisanya 5,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.